Utama Kembali Rombak Kabinet

KUALATUNGKAL- KUALATUNGKAL –Sebanyak 16 pejabat eselon III dan IV di lingkup pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Barat, jumat (23/09) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Tanjungjabung Barat yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjungjabung Barat Arif Munandar, SE. Pelantikan yang digelar di ruang pola kantor Bupati Tanjab Barat tersebut dihadiri para pejabat Kabupaten Tanjab Barat......

Rapat Bamus DPRD Tanjabbar Diwarnai Kericuhan

Diposkan oleh Info Tanjab 25 September, 2011 0 komentar

p- Waket DPRD Tanjab Barat Ancam “Bunuh”  Anggota Banmus


KUALATUNGKAL – Rapat Badan Musyawarah (banmus) DPRD Tanjungjabung Barat yang di gelar Selasa (20/09) kemarin diwarnai kericuhan. Hal ini adanya insiden pengancaman H Syahruddin Zen terhadap H Syaifuddin, SE saat berlangsung rapat banmus.


H Syaifuddin saat dikonfirmasi wartawan mengakui diriny diancam akan dibunuh. Ancaman itu, katanya berasal dari Wakil ketua DPRD Tanjab Barat, H. Syahrudin Zen saat rapat Bamus berlangsung.


Menurutnya, pengancaman tersebut berawal saat rapat banmus yang dihadiri 9 anggota dewan berlangsung,  Syahrudin Zen meminta waktu untuk menyampaikan pernyataannya di luar agenda rapat.  Syahrudin pun  langsung menebar ancaman kepada Syaefudin.


“Saya diancam mau dibunuh pada saat rapat. Saya tidak senang perbuatan itu,” katanya usai rapat, Selasa (20/9).


Diceritakannya, asal muasal pengancaman tersebut, akibat dirinya kerap berkomentar di media terkait kasus pengerasan jalan Manunggal Dua, yang saat ini tengah diusut  kejaksaan Tinggi Jambi. Kasus itu melibatkan istri dan anak Syahrudin Zen.


“Inikan saat rapat, kenapa mengancam saya. Saya tidak ada sentiment pribadi. Sebagai anggota DPRD, saya berhak mengontrol pekerjaan. Kalau mengenai kasus Jalan Manunggal, itu urusan penyidik. Rapat Bamus hanya untuk mengagendakan jadwal,”  ujar politisi Partai Bulan Bintang ini.


Merasa tidak senang, pria yang akrab di sapa H Udin ini akan melaporkan kasus  pengancaman itu ke Mapolres Tanjab Barat. Selain itu, dirinya juga akan melaporkan perbuatan tersebut kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Tanjab Barat.


Terpisah,H. Syahrudin Zen yang dikonfirmasi  dikediamannya, membantah melakukan pengancaman. Bahkan, ia mengatakan tidak ada bukti terkait tuduhan pengancaman tersebut.


“Tidak ada saya mengancam, kalau mengancam, harus ada buktinya. Saya tidak ada menggunakan kekerasan,” kata H Otoh (sapaah akrabnya,red) yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Tanjab Barat ini.


Bahkan, ia mengaku khilaf, dan spontan hingga menyebabkan kopi tumpah.. Mengenai laporan ke polisi, lanjutnya ia tidak mempersoalkan, pasalnya laporan ke polisi merupakan hak setiap orang.


“Saya tidak ada mengancam, hanya emosi dan spontan saja,” katanya.(Tim)




Berduan Di Hotel, Pelajar SMA I Kualatungkal Digerebek

Diposkan oleh Info Tanjab 23 September, 2011 0 komentar

KUALA TUNGKAL  Dunia pendidikan di kabupaten Tanjungjabung Barat kembali tercoreng. Hal ini dengan di gerebeknya seorang pelajar salah satu SMA favorit di Kabupaten Tanjungjabung Barat berinisial NS (19) yang berada disalah satu hotel Kamis (22/09) pukul 12.30.

Saat digerebek satuan Polisi Pamong Praja di salah satu hotel, NS yang merupakan pelajar kelas III SMAN I Kualatungkal. Sementara teman prianya berhasil melarikan diri. Kuat dugaan, mereka telah selesai berhubungan badan.

Selain NS, dua lainnya yakni  pria berinisial SY (60), dan wanita berinisial S (20) juga digelandang ke kantor Korp Penegak Perda  yang terletak di jalan Beringin itu.
Di hadapan petugas, NS mengaku tidak berbuat asusila. Ia juga mengakui  hanya menunggu rekannya di hotel tersebut.

“Saya hanya menunggu teman, kami ramai di hotel. Tidak ada ngapa-ngapain,” katanya sembari menutup wajahnya

Wanita yang mengaku sebagai pelajar di Kualatungkal ini juga mengaku tidak sekolah saat dilakukan penggrebekan, dan baru sekali berada di hotel tersebut. 

Sementara itu, wanita berinisial S juga mengaku, mereka tidak berbuat mesum di hotel. Saat berada di kamar  dihotel, lanjutnya  terdapat sekitar enam orang wanita.  Ia menyesalkan Pol PP yang seolah tebang pilih melakukan razia, pasalnya di hoteltersebut juga terdapat oknum Brimod.

“Kenapa yang lain, dan oknum brimod dibiarkan pergi, kami saja yang dibawa. Kami tidak ada melakukan apa-apa, ” sesalnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Satpol Pamong Praja Kabupaten Tanjungjabung Barat  Ismunadar, SH kepada wartawan mengaku penggrebekan ketiganya berdasarkan pengaduan dari masyarakat sekitar. Berdasarkan informasi tersebut, lanjutnya diketahui sejumlah pasangan muda-mudi berada di hotel.

“Kita dapat SMS dari masyarakat, makanya langsung ke lokasi. Ada beberapa yang lari,” kata Ismunandar.

Tiga orang yang diamankan akan diberikan saksi peringatan, dan surat perjanjian. Ibu NS yang yang datang ke Kantor Pol PP juga menangis melihat putrinya diamankan Pol PP.  Kata Ismunandar, pihaknya akan memberikan saksi tegas, jika masih melakukan hal sama.

“Kita hanya berikan saksi persuasif, dan minta membuat surat perjanjian,” tegasnya.(Sumber Radar Tanjab)

Tim Manggala Agni Saat Memadamkan Api
KUALATUNGKAL- Kebakaran hutan di Kabupaten Tanjungjabung Barat semakin meluas. Setalah sebanyak 256 hektar lahan yang berada di Kecamatan Betara terbakar. Kali ini sebanyak 200 hektar lebih lahan kebun  warga yang berada di 4 Desa di Kecamatan Senyerang terbakar. Namun, saat ini kebakaran lahan tersebut sudah dapat dipadamkan oleh pihak Dinas Kehutanan Kabupaten Tanjungjabung Barat.


Dari data Dishut jumlah luasan kebakaran hutan tersebut yaitu Desa  Margo Rukun seluas  123 hektar, Desa Lumahan seluas 50 hektar, Desa Sungai Kayu Aro seluas 15 hektar dan Desa Sungai Rambai belum dapat informasi pasti luasannya dipredeksi sekitar 20 hektaran.


Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Tanjungjabung Barat Ir H Erwin kepada Radar Tanjab mengaku saat ini api telah dipadamkan.

" Ya api telah dapat kita padamkan,"ujarnya.


Lanjutnya, sejumlah lahan yang terbakar ini kebanyakan kebun masyarakat yang telah ditanami  karet dan kelapa sawit." Semua kebun warga yang telah ditanami karet dan sawit,"ujarnya.(hi)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Foto Bicara

Popular Posts

Berita Boks


62 Tahun Merdeka Belum Nikmati Infrastruktur dan Listrik


Kendati sudah 62 tahun Republik Indonesia merdeka dan 42 tahun Kabupaten Tanjab Barat ini berdiri, hingga saat ini pembangunan di Kabupaten Tanjungjabung Barat sendiri setiap tahunnya mengalami kemajuan, bahkan APBD di Kabupaten Tanjab Barat ini mencapai 500 Milyar lebih.

Berita Daerah

Ironis, Desa Baru Dua tahun Di Mekarkan Kembali “Di pecah”

Terkait Pemekaran Desa Di Kabupaten Tanjab Barat

SENYERANG – Rencana pemekaran desa di kabupaten Tanjungjabung Barat pada tahun 2010 yang saat ini sudah diajukan ke DPRD setempat, dinilai syarat dengan unsur pemaksaan. Ada beberapa desa yang baru di mekarkan sekitar dua tahun yang statusnya masih dalam tahap pembinaan namun dipaksakan untuk dimekarkan.

    Komentar Anda

    Iklan

    |